Whatsapp

Kenapa Microsoft Tidak Merilis Windows 9? Ini Alasannya

Alasan Microsoft Tidak Merilis Windows 9

Windows merupakan sistem operasi besutan Microsoft yang sangat populer dan menguasai pangsa pasar di dunia. Dikutip The Verge, Jumat (8/1/2021), selama bertahun-tahun ada 1,5 miliar pengguna sistem operasi Windows dengan berbagai versi di seluruh dunia. Menurut survey dari Statista pada 19/2/2021, pangsa pasar sistem operasi Windows mencapai 80.5% di seluruh dunia.

Survey pengguna sistem operasi windows 80.5 persen di seluruh dunia

 

Sudah puluhan tahun sistem operasi Windows menguasai pangsa pasar di dunia dan hingga saat ini, Microsoft telah merilis 14 versi sistem operasi Windows sejak tahun 1985, mulai dari Windows 1 hingga saat ini Windows 11 yang telah dirilis pada Oktober 2021 lalu. Dengan beragam varian nama dari versi Windows yang rilis dari waktu-ke-waktu, banyak yang mempertanyakan mengenai kenapa Microsoft tidak merilis Windows 9. Seperti yang kita tahu, bahwa setelah mengeluarkan Windows 7 dan Windows 8, selanjutnya pembaruan Windows 8 menjadi Windows 8.1, kemudian Microsoft langsung merilis Windows 10 tanpa adanya Windows 9. Ada Apa Dengan Windows 9? Kenapa dilewati begitu saja?

Sebenarnya ada beberapa alasan kenapa Windows 9 tidak dirilis yang beredar di internet, diantaranya:

Microsoft Kerap Merilis Nama Versi Windows Yang Tidak Konsisten

Alasan pertama ini merupakan alasan yang sangat klise, karena memang pemberian nama versi Windows sejak awal rilis bukanlah versi yang terurut. Coba perhatikan penamaan versi Windows dari awal hingga saat ini:

1. Windows 1
2. Windows 2
3. Windows 3
4. Windows 3.1

Di awal-awal rilis, Microsoft menggunakan nama yang terurut mulai 1 sampai 3. Akan tetapi di versi setelahnya menggunakan versi tahun rilisnya, yaitu:

5. Windows 95
6. Windows 98

Selanjutnya Microsoft merilis versi terbaru Windows di tahun 2000. Karena tahun 2000 merupakan tahun milenium, maka Microsoft memberi nama untuk versi Windows ke 7 menjadi:

7. Windows Me (Millenium Edition)

Setelah rilisnya Windows Me, selanjutnya:

8. Windows XP
9. Windows Vista

Kemudian Microsoft kembali menamai versi Windowsnya dengan urutan angka:

10. Windows 7
11. Windows 8
12. Windows 8.1
13. Windows 10
14. Windows 11

Jadi bukanlah hal yang aneh bagi Microsoft terkait penamaan versi Windows, karena Microsoft kerap kali menggunakan nama versi Windows-nya secara tidak konsisten, bukanlah sebuah urutan. Jadi wajar saja kalau angka 9 dilewati, suka-suka Microsoft sih ya… hehe…

 

Kode Nama Windows 9 Dapat Mengarah Pada Kode Nama Windows 95 atau Windows 98

Alasan kedua ini mencuat melalui forum reddit karena ada user yang mengaku sebagai Microsoft developer yang mengatakan bahwa basis kode program Windows 9 mengarah pada Windows 95 atau Windows 98 karena dapat mengakibatkan incompatible version (versi yang tidak kompatibel) dengan aplikasi-aplikasi terbaru karena dianggap sebagai Windows yang rilis di tahun 1995 atau 1998 tersebut. 

microsoft dev reddit windows9 problem

Dengan kata lain, jika nama versi yang tertulis adalah “Windows 9”, maka aplikasi akan beranggapan bahwa versi Windows yang dijalankan adalah Windows 95 atau Windows 98 yang sudah berumur belasan tahun lalu. Jika nama “Windows 9” tetap dipakai maka akan berakibat pada masalah kompatibilitas aplikasi di dalamnya. Maka dari itu, untuk menghindari kerancuan tersebut, versi Windows 9 dilewati, sehingga setelah Windows 8 langsung ke Windows 10.

 

Analisis Alasan Ini:

  1. Pertama, komentar netizen melalui forum online ini bukanlah informasi valid, karena setiap orang bebas mengaku sebagai siapa saja, termasuk mengaku sebagai developernya Microsoft. Sehingga pernyataan melalui forum online yang bukan media resmi dari Microsoft tidak bisa 100% bisa dipercaya.
  2. Kedua, alasan terkait kerancuan kode program yang bisa mengarahkan kompatibilitas dengan Windows 95 atau Windows 98 ini masuk akal sih. Tapi apakah mungkin Microsoft masih menggunakan basis kode program yang sama dengan Windows yang sudah ditinggalkan belasan tahun lalu? Terlebih lagi perubahan Windows 95 dan Windows 98 dengan Windows 8 saja terjadi perubahannya sangat signifikan, baik dari sisi tampilan maupun sistem di dalamnya yang support pada perangkat layar sentuh.

 

Selain alasan mengenai basis kode programnya yang namanya mirip dengan Windows 95 atau Windows 98, juga menyebabkan ambiguitas dalam percakapan sehari-hari yang juga mengarahkan ke Windows 95 atau Windows 98:

"Kamu pakai Windows apa?"
"Windows 9"
"9 berapa? 95 atau 98?"

 

Adanya Perubahan Besar-Besaran Dari Windows 8

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Windows 8 merupakan produk gagal dari Microsoft, seperti halnya Windows Vista yang rilis tahun 2006. Bahkan menurut PC Gamer (04/09/2021), berdasarkan artikel berjudul “Every version of Windows, ranked from worst to best“, Windows 8 yang dirilis tahun 2012 ini merupakan versi Windows terburuk. Beberapa alasan kenapa Windows 8 termasuk versi terburuk karena beberapa hal, diantaranya:

  1. Dihilangkannya start menu yang menyebabkan pengguna kebingungan, karena pengguna Windows sudah terbiasa dengan start menu seperti versi pendahulunya.
  2. Tidak user friendly dengan pengguna mouse dan keyboard, karena Windows 8 dibangun untuk device touchscreen. Sehingga laptop dan desktop yang masih menggunakan mouse dan keyboard tentu saja kebingungan menggunakannya.
  3. Kurang maksimalnya support untuk gaming. Sehingga pengguna Windows yang hobi gaming tetap bertahan dengan Windows 7.
  4. Dan beberapa alasan lain seperti: tidak support pada resolusi kecil, harga jual yang cukup mahal sehingga banyak pengguna yang tetap bertahan menggunakan Windows 7, minimnya aplikasi di Windows Store, dan lain-lain.

Alih-alih melakukan perubahan besar-besaran untuk menyempurnakan kegagalan dari Windows 8 yang dirilis setelahnya, maka Microsoft memutuskan untuk melewati Windows 9 dan menggunakan Windows 10 sebagai nama versi berikutnya agar tidak dianggap sekedar perubahan minor dari Windows 8, karena angka 9 terlalu berdekatan dengan angka 8.

Rupanya Microsoft tidak mau pengguna mengasosiasikan Windows versi berikutnya dengan Windows 8 yang terlanjur menuai reputasi buruk. Selain itu, Windows 10 merupakan langkah besar dari Windows 8 atau Windows 8.1 yang mendahuluinya.

Windows 10 merupakan sebuah lompatan besar dari Microsoft yang mampu menjangkau ekosistem baru yang dapat dipakai di desktop, tablet, maupun smartphone yang support untuk perangkat touchscreen maupun perangkat yang menggunakan mouse dan keyboard.

 

Angka 10 Merupakan Angka Sempurna

Jika berbicara mengenai range angka 1 s/d 10, maka angka 10 adalah angka yang sempurna. Demikianlah yang menjadi alasan mengenai penyempurnaan nama Windows yang benar-benar sistem operasi baru dan sempurna karena dapat digunakan untuk platform yang berbeda yaitu untuk desktop, table, dan smartphone. Kalau kita lihat perjalanan nama versi Windows awal yang bernama Windows 1, maka sistem operasi paling sempurna adalah Windows 10. Begitulah cara Microsoft memperbaiki brand Windows ini dengan Windows 10, alih-alih memperbaiki reputasi yang telah dirusak oleh Windows 8.

 

Kesimpulan

Diantara beberapa alasan tersebut, alasan yang tepat adalah pernyataan dari pihak Microsoft yang diwakili oleh Tony Prophet (Microsoft Corporate Vice President, Windows Marketing) yang menyatakan bahwa “Windows 9 itu datang kemudian pergi“. Kemudian dilanjutkan dengan mengatakan bahwa “Microsoft tidak ingin orang-orang mengasosiasikan versi Windows berikutnya dengan Windows 8 yang tidak populer itu. Windows 10 bukanlah pembaruan dari Windows 8.1, Windows 10 merupakan sistem operasi baru yang dibuat untuk one platform, one eco-system yang menyatukan sebanyak mungkin perangkat dari yang kecil seperti tablet, phone, PC, hingga Xbox“.

Windows 10 bukanlah pembaruan dari Windows 8.1, Windows 10 merupakan sistem operasi baru yang dibuat untuk one platform, one eco-system
sumber: businessinsider.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.